Program Utama

MEMBANGUN SISTEM MANAJEMEN ORGANISASI BERBASIS KONTRAK KINERJA

VI. FAQ (Pertanyaan yag sering mengemuka)

T : Apa tujuan dan ekspektasi utama menerapkan sistem manajemen kinerja (SMK) pada organisasi?
J : Mengembangkan budaya kinerja, disiplin dan komitmen pada kesepakatan, bagi semua personal yang terlibat dalam organisasi dengan penetapan “Kontrak Kinerja” yang tepat.

T : Apakah bisa, rincian Tupoksi atau Jobdesk di kuantifikasi dalam penetapan dan penyusunan KPI?
J : Berdasarkan pengalaman bisa dilakukan, bila tak ada data bisa dilakukan dengn pengukuran inndex dengann scala tertentu.

T : Apakah sudah ada contoh Organisasi yang berhasil menerapkan SMK?
J : Pada Organisasi sektor korporasi sudah banyak dan bahkan sudah menjadi trend setter. Organisasi sektor publik sudah mulai melakukan dengan adopsi dan adatasi (transformasi).

T : Berapa lama waktu yang diperlukan untuk menerapkan SMK pada Pemerintah Daerah, Kementerian dan Lembaga negara?
J : Tergantung kompleksitas Organisasi nya, akan tetapi estimasi persiapan sekitar 1-2 tahun, dan perubahan perilaku personalnya baru kelihatan sekitar 2-3 tahun kemudian.

T : Bisakah implementasi ini hanya sebagian saja dan pada runag lingkup yang terbatas?
J : Sangat mungkin, tetapi perlu dipertimbangkan usaha dan analisa cost benefitnya. Bila terlalu kecil scope-nya akan sulit untuk terintegrasi dengan komponen yang lain.

T : Hampir semua organisasi sudah mengenal dan menerapkan SMK, lalu apa kelebihan yang ditawarkan PT. DKU?
J : Ya, hampir semua organisasi merasa sudah memiliki dan menjalankan SMK, pada level dan kedalaman tertentu. PT. DKU menawarkan SMK dengan detail dan kelengkapan yang disesuaikan dengan kondisi yang ada.